Kembali ke Blog
Keuangan3 Juli 20267 Menit Baca

Cara Menghitung Biaya Kemasan (Packaging) dalam HPP Produk

Cara Menghitung Biaya Kemasan (Packaging) dalam HPP Produk
T

Ditulis oleh

Tim Keuangan DaftarMenu

Seiring meningkatnya tren layanan pesan-antar makanan online (online food delivery), peran kemasan (packaging) dalam bisnis kuliner menjadi semakin krusial. Kemasan bukan hanya berfungsi melindungi kualitas makanan agar tetap hangat dan higienis sampai ke tangan konsumen, tetapi juga sebagai alat pemasaran visual (branding) restoran Anda. Sayangnya, banyak pemilik cafe mengabaikan biaya kemasan ini saat menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) menu produk mereka, yang akhirnya menggerus margin keuntungan bersih secara perlahan.

Mengapa Biaya Kemasan Wajib Masuk HPP?

HPP tidak hanya terdiri dari bahan baku makanan murni seperti tepung, daging, atau sayur. Setiap elemen fisik yang melekat dan ikut terbawa pulang oleh pelanggan saat membeli makanan wajib dimasukkan ke dalam perhitungan HPP produk. Jika Anda menjual kopi seharga Rp15.000 dengan HPP biji kopi & susu Rp6.000, namun mengabaikan biaya cup plastik, sedotan, sleeve karton, tas plastik, dan stiker logo yang bernilai total Rp2.500 per porsi, maka margin profit asli Anda terpotong hingga 16% tanpa Anda sadari.

Cara Menghitung Biaya Kemasan per Porsi

Catat harga beli kemasan secara massal dari supplier grosir, lalu bagi dengan jumlah unit kemasan yang didapat. Contoh perhitungan:

    - Paper Bowl (Mangkuk Kertas): Rp500.000 per karton isi 500 pcs (Rp1.000/pcs).

    - Tutup Plastik: Rp150.000 per 500 pcs (Rp300/pcs).

    - Sendok Bebek Plastik: Rp50.000 per 250 pcs (Rp200/pcs).

    - Stiker Logo Custom: Rp100.000 per lembar isi 200 pcs stiker potong (Rp500/pcs).

    - Kantung Plastik Takeaway: Rp25.000 per pack isi 50 pcs (Rp500/pcs).

Maka total biaya kemasan sekali jalan untuk satu menu mangkuk nasi ayam lada hitam (rice bowl) adalah:

  <pre><code>Biaya Kemasan = Rp1.000 + Rp300 + Rp200 + Rp500 + Rp500 = Rp2.500 per Porsi</code></pre>

Nominal Rp2.500 ini wajib ditambahkan ke dalam HPP bahan masakan utama Anda sebelum Anda menentukan nominal harga jual menu ke pelanggan.

Pisahkan Menu Dine-In dan Takeaway dengan Mudah

Untuk menghemat biaya, sebaiknya Anda membedakan harga menu untuk makan di tempat (dine-in) yang menggunakan piring keramik, dengan menu bawa pulang (takeaway) yang menggunakan kotak kemasan. Menggunakan aplikasi e-menu terpadu DaftarMenu.id, Anda dapat dengan mudah menambahkan opsi pilihan kemasan atau biaya tambahan bungkus (packaging charge) pada sistem pemesanan e-menu pelanggan. Hal ini memastikan bisnis kuliner Anda tetap mendapatkan margin keuntungan penuh secara adil tanpa terbebani biaya kemasan tersembunyi.

Buka Menu Digital Sendiri

Buat menu QR code interaktif dan hubungkan ke kasir cloud untuk warung makan, cafe, atau restoran Anda dalam 5 menit.

Langganan Tips Bisnis

Dapatkan kiriman tips operasional F&B dan manajemen kasir langsung ke email Anda setiap minggu.